Smartfren Andromax U3 dan Andromax V2 tidak jauh berbeda dari ‘kakaknya’

Smartfren Andromax V2 dan U3

Salah satu merek handphone lokal yang sedang naik daun di Indonesia saat ini ialah Smartfren Andromax, dan mereka baru saja meluncurkan dua seri smartphone terbarunya yakni Andromax U3 dan Andromax V21.

Bagi Anda yang sudah tidak sabar untuk membeli seri terbaru Smartfren tersebut, kami ingin memberitahu Anda tentang satu hal: kedua smartphone tersebut tidak memiliki spesifikasi yang jauh berbeda dibanding para pendahulunya, Andromax U2 dan Andromax V. Mungkin Anda juga ingin menunggu dahulu karena seri Andromax mendatang bisa dilengkapi dengan kecepatan internet yang jauh lebih cepat.

Perbedaan antara Andromax U3 dengan Andromax U2

Smartfren-Andromax-U3

Ada tiga perbedaan utama antara Andromax U3 dengan Andromax U2. Pertama – dan yang paling jelas – ialah ukuran handphone. Layar Andromax U3 berukuran 4,7 inci dengan ketebalan handphone 7,2 milimeter dan merupakan handphone tertipis yang pernah diluncurkan oleh Smartfren hingga saat ini. Layar Andromax U2 berukuran 4,5 inci dengan ketebalan 9 milimeter.

Perbedaan kedua ialah kecanggihan layar yang digunakan. Layar IPS Andromax U3 dilengkapi dengan corning gorilla glass dan teknologi OGS (one glass solution) yang membuat layar Andromax U3 menjadi lebih tipis dan kokoh dibanding pendahulunya.

(Baca juga: Review Smartfren Andromax-U: terjangkau dan dapat diandalkan, tetapi kinerjanya sangat lambat)

Ketiga,tenaga baterai yang lebih besar. Kapasitas baterai Andromax U3 ialah sebesar 1.800mAH, sedangkan Andromax U2 sebesar 1.700mAh.

Spesifikasi Andromax U3 lainnya sama saja dengan Andromax U2. Mereka memiliki prosesor quad-core 1,2 GHz Snapdragon, RAM 1GB, GPU Adreno 203 memori internal 4GB, kamera depan 2 megapixel, dengan kamera belakang 8 megapixel. Kedua handphone dengan layar qHD ini dilengkapi juga dengan Android Jelly Bean 4.1.

Andromax U3 dibandrol dengan harga Rp 2,1 juta, sedangkan Andromax U2 dibandrol dengan harga Rp 1,87 juta.

Perbedaan antara Andromax V2 dengan Andromax V

Smartfren-new-Andromax-V

Seperti yang dilansir dari Trenologi, dua perbedaan mencolok dari versi V adalah kemampuan kamera depan serta kapasitas memori internal. Andromax V2 memiliki kamera depan 2 megapixel, sedangkan seri sebelumnya, Andromax V, hanya memiliki kamera depan 1,3 megapixel. Kemampuan kamera belakang sama saja yakni 8 megapixel. Dalam hal memori internal, Andromax V2 memiliki kapasitas 8GB, sedangkan Andromax V hanya memiliki kapasitas 4GB.

Sisa spesifikasinya nyaris sama. Andromax V2 dilengkapi dengan layar IPS 5 inci dengan ketajaman HD, prosesor quad core 1,2 GHz MediaTek, RAM 1GB, GPU PowerVR SGX 544, memori internal 8GB, OS Jelly Bean 4.2, dengan kekuatan baterai 2.300 mAh.

Berita baiknya ialah, walaupun Andomax V2 memiliki spesifikasi lebih baik daripada V, harga handphone terbaru ini lebih murah. Andromax V2 dapat diboyong dengan harga Rp 2,2 juta, sedangkan pendahulunya, Andromax V, dijual seharga Rp 2,3 juta.

Beli yang mana ya?

Dilansir dari sumber yang sama, Smartfren mengatakan bahwa mayoritas pengguna Andromax V adalah orang yang berumur diantara 30 sampai 40 tahun. Seri Andromax U sendiri menargetkan pengguna yang lebih muda, yakni antara umur 20 sampai 30 tahun.

Saya pribadi tidak peduli dengan data tersebut. Walaupun Andromax U3 tampak lebih langsing dan seksi, Anda hanya perlu menambahkan Rp 100.000 untuk mendapatkan New Andromax V dengan memiliki layar lebih tajam, GPU jauh lebih kuat, OS Jelly Bean yang lebih baru, dan tambahan tenaga baterai yang jauh lebih besar (New Andromax V memiliki baretai V 2.300 mAh, sedangkan Andromax U3 hanya 1.800mAh).

Tapi, maukah Anda menunda untuk membeli salah satu smartphone ini tiga sampai empat bulan lagi? Karena Djoko Tata Ibrahim, deputy CEO commercial Smartfren, mengatakan bahwa teknologi internet cepat Rev B mungkin akan mendarat di seri Andromax dalam kurun waktu tersebut. Beda kecepatan antara Rev A yang dimiliki semua seri Andromax dengan Rev B sangat besar. Rev A memiliki kecepatan hingga 3,1Mbps sedangkan Rev B bisa mencapai kecepatan 14,7Mbps (empat kali lebih cepat).

Seperti yang dikutip dari IndoTelko, Smartfren ingin menjual 50 ribu unit smartphone Andromax U3 dan 30 ribu unit smartphone Andromax V2. Itu angka yang realistis karena merek Smartfren telah berhasil mendapatkan peringkat kedua di smartphone Indonesia, mengalahkan merek lokal lainnya seperti Evercoss dan Mito, juga merek internasional seperti BlackBerry. Meskipun berhasil menjual banyak smartphone, Smartfren masih mencatat kerugian sebesar Rp 1,54 triliun pada Q3 2013.

Anda bisa melihat informasi lebih lengkap tentang smartphone Andromax U3 disini, dan tentang smatphone Andromax V2 disini.

Penggemar gadget sejati harus baca juga 13 merek smartphone Asia yang ingin mengalahkan Samsung dan Apple:

13 produsen smartphone asia

(Diedit oleh Dewi Yuliani)


  1. Smartfren juga menyebutnya sebagai “New Smartfren Andromax V”.
Loading...

Friend's Activity