IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perdagangan Senin (11/11/2013) hari ini diperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada pada level support 4440-4460 dan resistance 4492-4498.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, menuturkan kenaikan PDB AS dan turunnya klaim pengangguran AS
turut menambah sentimen negatif. Dikhawatirkan IHSG akan lanjutkan pelemahan seperti pada penutupan pekan kemarin.

"Dengan rilis data-data tersebut, juga menimbulkan spekulasi bahwa tappering off stimulus The Fed akan dipercepat
sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan pelemahan," kata Reza di Jakarta, Senin (11/11/2013).

Selain itu, adanya rilis positif kenaikan ekspor-impor dan trade balance China tertutupi oleh sentimen-sentimen
negatif tersebut, termasuk sikap wait & see pelaku pasar jelang pertemuan Partai Komunis China dan jelang rilis
data-data China lainnya di akhir pekan.

Sentimen yang sama juga mewarnai laju bursa saham Eropa yang mengalami pelemahan setelah merespon data-data
positif AS.

Adanya rilis penurunan peringkat Perancis secara tidak terduga oleh S&P dari AA+ menjadi AA dan diikuti dengan
masih melemahnya indeks industrial production-nya semakin menambah sentimen negatif.

Dengan rilis berita tersebut membuat pelaku pasar semakin khawatir terhadap pemulihan ekonomi di zona Euro. Rilis
masih defisitnya neraca perdagangan Inggris juga direspon negatif meski bursa sahamnya menguat.

Setelah didera pelemahan pasca dirilisnya data kenaikan PDB dan penurunan klaim pengangguran, di perdagangan akhir
pekan, laju bursa saham AS berbalik arah menguat.

Rilis kenaikan non-farm payrolls yang diikuti dengan stabilnya rilis personal income memberikan harapan bahwa pasar tenaga kerja dapat bertahan di tengah pengurangan stimulus The Fed.

Secara teknikal indeks, berpola menyerupai hammer dekati middle bollinger bands (MBB). MACD mencoba naik dengan
histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba melanjutkan upreversal.

Laju IHSG yang sempat berada diantara target support (4438-4457) pada penutupan pekan kemarin, diharapkan dapat
memberikan harapan positif akan terbukanya peluang untuk rebound.

"Jika laju IHSG mampu keluar dari batas atas garis tren pelemahan (4480-4485) maka diharapkan IHSG dapat kembali
rebound," katanya.

Baca Juga:

IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Teuku Wisnu Alami Kejadian Lucu Saat Pingitan

Menu Istimewa untuk Sarapan, Rasanya Pasti Lezat

Loading...

Friend's Activity