Saham: Bursa Asia Siap Cetak Rekor

PLASADANA.COM - Kinerja bagus perekonomian Amerika Serikat dan Jepang yang berada sesuai jalurnya, membuat bursa di kawasan Asia sumringah. Rekor siap dicatat.

Tak disangka, klaim pengangguran di Amerika menurun. Ini menandakan ekonomi negara tersebut sedang bergairah, karena anggaran pemerintah untuk subsidi pengangguran berkurang.

Sementara Jepang, inflasinya tercatat sebagai yang tercepat sejak 2008. Hal ini sesuai target Perdana Menteri Shinzo Abe, melalui kebijakan stimulus moneternya.

Bursa di kawasan Asia pun menyambut positif. Indeks MSCI Asia Pasific, yang datanya dikumpulkan dari indeks bursa negara-negara di kawasan itu, Jumat (27/9) ini, naik 0,1 persen di Tokyo. Bursa di Hong Kong dan Cina belum buka.

Begitu pun dengan indeks Topix di bursa Tokyo, naik 0,1 persen. Jika performa bursa regional masih bertahan seperti ini, maka secara bulanan, September 2013 menjadi yang terbaik sejak September 2010 dari sisi kinerja.

"Memang mengejutkan, data tenaga kerja di Amerika positif," ujar Mark Lister, dari Craigs Investment Partner, yang dikutip Bloomberg.

Dia juga meyakini bank sentral Amerika, Federal Reserve (The Fed), tidak akan melakukan aksi yang mempengaruhi situasi sekarang. Sebelumnya diberitakan, rencana The Fed memangkas stimulus moneternya masih berpotensi dilakukan alias ada ketidakpastian, walaupun sudah dinyatakan belum akan dilaksanakan.

"Setidaknya hingga Desember, The Fed tidak akan melakukan apa-apa," papar Lister.

Indeks S&P/ASX 200 di bursa Australia pada pagi ini juga naik 0,4 persen. Begitu pun dengan Kospi di Korea Selatan yang menguat 0,1 persen.

Penulis: Fahmi Anwari

Loading...

Friend's Activity