Pasar Operator Ponsel Makin Plural

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Vice President XL Axiata (XL) Centre Region, Nuruddin Al Fithroh,  memperkirakan pencapaian penjualan di centra region pada 2013 sedikit meleset dari target.

"Namun, selisihnya tidak jauh dari nilai target. Tetap mendekati 100 persen," ujar dia sesuai peluncuran program "Rp 1 Bisa" di Java Preanger Coffee House, Bandung, Kamis (31/10/2013). Central region meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Nuruddin menyebutkan nilai target untuk centra region tahun ini Rp 4,5 triliun dengan target pertumbuhan 15 persen dibanding tahun sebelumnya. Target pertumbuhan itu, sebenarnya, lebih kecil daripada target tahun lalu yang mencapai 20 persen.

Penurunan target itu, ucap Nuruddin, lantaran pasar operator ponsel makin plural. Selain itu, pasar yang belum tergarap pun kian berkurang.

"Secara ammount tetap lebih tinggi tahun ini," katanya, seraya mengharapkan "Rp 1 Bisa" mampu menggenjot penjualan selama dua bulan tersisa.

Pelanggan hanya dikenakan tarif Rp 1 per pesan singkat (sms). Peluncuran program ini sekaligus memeringati hari ulang tahun ke-17 XL pada 31 Oktober 2013. "Meski layanan data sedang menjadi primadona, kami tidak melupakan layanan dasar, termasuk sms," ujarnya.

Baik pelanggan baru maupun lama bisa menikmati "Rp 1 Bisa". Pelanggan baru bisa mengirim 50 sms setiap hari ke semua operator dengan biaya Rp 1 per sms selama dua hari pertama sejak kartu XL baru diaktifkan. Berlaku untuk kartu baru yang aktivasi sejak 1 November 2013.

Sebagai pilihan, pelanggan bisa mendaftarkan paket ini untuk mendapat layanan data dua mega per hari selama lima hari. Saat ini, XL memiliki 54 juta lebih pelanggan, sekitar 18 juta berada di central region.

Target penjualan tahun depan, menurut Nuruddin, diperkirakan bertambah cukup besar apalagi XL sedang menanti penuntasan akuisisi AXIS. Sejauh ini, katanya, XL dan AXIS telah menandatangani conditional sales and purchase agreement (CSPA). (tom)

Baca Juga:

Pasar Operator Ponsel Makin Plural

Menkes Akan Audit Kematian Bayi Naila

Dinaiki 12 Orang, Perahu Tenggelam di Bengawan Solo, 3 Tewas

Loading...

Friend's Activity