BI: Inflasi Tak Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) semakin optimistis menatap pertumbuhan ekonomi pada 2014.

Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia, mengatakan tekanan inflasi yang dipicu tingginya konsumsi domestik menjelang Pemilu 2014 tidak akan menekan pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, inflasi akan terjaga seiring dengan usaha pemerintah mengawal kebutuhan harga-harga bahan pokok.

Agus Marto optimistis pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8 persen dan 6,2 persen pada tahun depan akan tercapai seiring dengan inflasi yang dijaga di bawah 5 persen.

"Kami optimistis tekanan atas kebutuhan pokok tidak akan terjadi lagi pada tahun depan, pemerintah sudah menjaga kelebihan permintaan dengan beberapa kebijakan yang perlu dilakukan. Jadi inflasi bukan menjadi kendala," tutur Agus, Kamis (24/10/2013).

Agus juga mengatakan, Pemilu 2014 yang dikawatirkan akan mendokrak harga kebutuhan pokok tidak akan terjadi lagi. Kenaikan permintaan domestik tidak memengaruhi pertumbuhan ekonomi karena minimnya tekanan atas kenaikan harga.

"Saya rasa kekuatan konsumsi domestik masih menjadi pijakan untuk tumbuh, namun BI sudah mengerem pertumbuhan kredit perbankan untuk berada di kisaran ideal, sehingga tidak perlu adanya gangguan perekonomian akibat pertumbuhan kredit perbankan," katanya.

Baca Juga:

BI: Inflasi Tak Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

Persija Kelebihan Penjawa Gawang

Keunggulan Produk Fashion Indonesia Dibanding Impor di Mata Krisdayanti

Loading...

Friend's Activity